You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tertib praja satpol pp gery ist2 1
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Satpol PP Perkuat Mitigasi Tangkal Kerawanan Sosial

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memperkuat langkah mitigasi mencegah kerawanan sosial seperti premanisme dan pungutan liar (pungli) di berbagai wilayah ibu kota. Upaya ini dilakukan menyusul maraknya aksi pemalakan yang sempat viral di kawasan Tanah Abang, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi keamanan di ruang publik.

"Partisipasi aktif warga menjadi faktor penting,"

Di sisi lain, secara umum tingkat keamanan Jakarta masih tergolong baik, meskipun kejadian di lapangan tetap menjadi perhatian.

Berdasarkan laporan Global Residence Index 2026, Jakarta menempati peringkat kedua sebagai kota teraman di Asia Tenggara dengan skor 0,72, berada di bawah Singapura. Capaian ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi keamanan di lapangan.

Legislator Dukung Tindakan Tegas Berantas Premanisme

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya terus meningkatkan respons cepat terhadap setiap laporan gangguan ketertiban. Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi kunci penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku.

“Setiap kejadian yang viral langsung kami koordinasikan dengan kepolisian, dan pelakunya berhasil diamankan dengan cepat,” ujarnya, Kamis (16/4).

Satriadi menyampaikan, potensi kerawanan seperti premanisme dan pungli tidak terlepas dari dinamika kota besar dengan aktivitas ekonomi yang tinggi. Kawasan seperti Tanah Abang, yang menjadi pusat perdagangan, kerap menghadirkan peluang bagi oknum tertentu untuk melakukan pelanggaran.

“Meski demikian, kondisi serupa juga berpotensi muncul di wilayah lain jika tidak diantisipasi,” katanya.

Untuk itu, Satpol PP DKI Jakarta menerapkan langkah mitigasi yang berlaku di seluruh wilayah Jakarta. Salah satu upaya yang dilakukan adalah sosialisasi secara masif melalui pengeras suara atau woro-woro, mengingatkan masyarakat terkait larangan parkir liar, aktivitas ilegal, serta potensi pungli yang dapat timbul dari ketidaktertiban.

“Penertiban terhadap praktik parkir liar dan aktivitas mangkal sembarangan juga terus digencarkan. Ketidakteraturan di ruang publik seringkali menjadi celah munculnya tindakan pemalakan. Oleh karena itu, penataan ruang dan kedisiplinan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan,” jelasnya.

Satriadi menuturkan, koordinasi lintas instansi juga diperkuat, melibatkan Dinas Perhubungan, TNI, Polri, serta pemerintah wilayah setempat. Satpol PP bahkan akan menggelar forum komunikasi seperti coffee morning bersama tokoh masyarakat, lurah, dan camat untuk membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Partisipasi aktif warga menjadi faktor penting dalam menekan potensi gangguan ketertiban,” ucapnya.

Satriadi menambahkan, pemanfaatan teknologi seperti pemasangan dan optimalisasi CCTV turut menjadi fokus. Satpol PP DKI Jakarta mendorong penyebaran informasi kepada masyarakat bahwa wilayah mereka berada dalam pengawasan.

Langkah ini diyakini dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus mempercepat proses penindakan jika terjadi pelanggaran.

“Dengan kombinasi penegakan, pencegahan, dan kolaborasi, pemerintah optimistis keamanan Jakarta dapat terus terjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1314 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye882 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye839 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye832 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye796 personAldi Geri Lumban Tobing